8 Unit Mobil Tabrakan Beruntun di Tol Cileunyi

5 April 2016 12:27 WIB
 
0

SUMEDANGONLINE – Bandung: Imbas terjadinya tabrakan 8 unit mobil di KM 152 tol Cileunyi menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang di dalam tol menuju Gerbang Tol Cileunyi.
Kabag Ops Polres Bandung, Kompol Edwin Affandi, menyebutkan libur panjang menyebabkan kenaikan volume kendaraan. Bahkan, lanjut dia, kenaikan kendaraan yang melintas kawasan tersebut mencapai 50 persen dibanding hari biasa.
“Prediksi puncaknya besok Jumat (6/5), karena besok volume kendaraan akan berimbang baik yang mengarah ke timur mau pun ke barat,” ujar Edwin kepada Sumedangonline.com, di Pos Pol Cileunyi, Kamis (5/5).
Edwin mengatakan, sebagai pengamanan jalur Cileunyi maupun Ciwidey. Polres Bandung menerjunkan 300 personil untuk membantu pengamanan jalur, pasalnya lonjakan volume kendaraan libur panjang ini lebih dari 50% dari hari-hari biasanya.
“Di Cileunyi sendiri peningkatan volume kendraan sudah terjadi pada, Rabu (4/5) malam kemarin. Nah pas mulai tadi jam 6 sampai jam 9, Kamis (5/5) pagi kepadatan terjadi lagi di dalam tol akibat adanya aktivitas pembayaran dan peristiwa kecelakaan lalu lintas beruntun pada pukul 08.05 di jalur KM 152 Tol Cileunyi,” ujar Edwin.
Edwin menyebutkan, peristiwa kecelakaan beruntun melibatkan 8 unit kendraan roda empat yang menuju arah gerbang tol. Namun, dua kendaraan behasil melarikan diri. Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun akibat dari kejadian tersebut mengalami kerugian materi.
“Kecelakaan tersebut diakibatkan adanya tiga mobil mengerem mendadak saat arus sedang padat, kemudian kendaraan yang berada di belakang tidak dapat menghindari,” katanya.
Para korban yang mengalami kecelakaan, Kata Erwin, sebagian besar yang akan liburan ke wilayah Sumedang, Garut, Tasikmalaya dan sekitarnya. Menurutnya, peristiwa kecelakaan tersebut langsung ditangani bagian Laka Lantas Polres Bandung. Untuk para korban serta kendaraan mobil yang rusak dibagian depan dan belakang di bawa ke Pos Laka Lantas dan di PJR Tol Cileunyi.
Edwin menyebutkan, kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun yakni kendaraan bernopol D 1860 ABX, Datsun D 1523 TO, Ertiga T 471 PA, Avanza D1440YP, Avanza B 2700 SKL, Grand Max B 1147 WKT.
“Yang dua lagi berhasil kabur karena mereka posisinya ada di depan kendaraan lain dan depannya sedang lengang. Jadi mereka leluasa melarikan diri,” pungkas Edwin.
Sementara, Dika (35) salah satu korban pengendara mobil yang mengalami kecelakaan mengatakan, peristiwa terjadinya kecelakaan diakibatkan ada kendaraan yang mengerem mendadak.
“Pertama tiga mobil yang ada di depan saya menabrak, lalu saya dan yang di belakang enggak bisa menghindar. Kecepatan kendaraan waktu itu sekitar 70 kilometer per jam,” ujarnya.
Dika mengaku, dirinya bersama keluarganya berencana akan mengunjungi ke rumah keluarga yang berada di wilayah Sumedang dari Bandung. Akibat kecelakaana tersebut, pihaknya mengalami kerugian materi. Yakni, bagian depan dan belakang mobilnya rusak parah.
“Nggak tahu gimana dua mobil malah kabur padahal mereka yang mengakibatkan kami kecelakaan semua,” katanya. (dbn)