600 Guru Honorer Sumedang, Jorag Presiden

12 March 2012 20:04 WIB
 
0

Sekitar 800 guru honorer yang tergabung dalam Persatuan Pendidik dan Kependidikan Republik Indonesia (PPKRI) mendatangi Istana Negara. 600 guru diantaranya datang dari Kabupaten Sumedang, dan 200 lainnya dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Dalam tuntutannya mereka menginginkan agar Presiden memperhatikan kesejahteraan guru honorer berdasarkan terhitung masa tugas.

“Memang benar, kami tadi melakukan unjukrasa di Istana negara tuntutan kami ingin presiden agar mengangkat kami menjadi CPNS tanpa melalui test,” ujar Nanang Supriatna SPd, saat dihubungi sumedangonline.com melalui selulernya, Senin malam (12/03).

Menurut Nanang, 12 perwakilan guru honorer diterima langsung Waka Menpan, Waka Mendikbud, Deputi Kabinet setelah difasilitasi Wakapolda Jakarta. Dalam pertemuan itu, pihak pemerintah akan mempertemukan perwakilan pengunjukrasa dengan PGRI Pusat, Menpan, BKN dan Konsorsium tenaga Pendidik dan Kependidikan se-Indonesia.

“Agendanya nanti kami akan dipertemukan kembali dengan PGRI Pusat, karena adanya perbedaan usulan antara yang diusulkan dari honorer yang berunjukrasa hari ini dengan yang sebelumnya. Oleh karena itu pada Minggu ini akan dipertemukan, untuk meluruskan tuntutan agar sama, satu visi,” lanjutnya.

PROMO CONTENT
loading...