31 Warga Sukadana Terjangkit Chikungunya

20 December 2012 21:07 WIB
 
0
Penderita chikungnya memperlihatkan kakinya yang bengkak.
Penderita chikungnya memperlihatkan kakinya yang bengkak.

CIMANGGUNG – Puluhan warga di Dusun Capereuag, RW 07 dan RW 08, Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung, terserang penyakit chikungunya. Mereka rata-rata mengalami pembengkakan di kaki dan tangan, serta adanya bintik-bintik merah, selain itu ada penderita yang merasakan pusing.

Eni Juariah (36) warga setempat mengatakan, awalnya warga tak menyangka jika penyakit yang mereka derita adalah chikungnya. “Awalnya warga tak ada yang curiga jika itu chikungunya. Warga mengira itu penyakit demam biasa imbas dari peralihan musim,” kata Eni kepada wartawan Sumedang Ekspres, Rabu (19/12).

Karena derita sakit tak kunjung renda, mereka pun memeriksakan diri ku Puskesmas setempat, hasilnya sejumlah warga didiagnosa positif chikungunya. Di tempat terpisah Kepala Puskesmas Cimanggung melalui bagian Penanggulangan Penyakit Menular (PPM), Pipin Supartini, membenarkan kejadian itu. Menurut Pipin, penyakit chikungunya, berawal dari perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat yang kurang. “Hasil pemeriksaan dan laporan warga tercata ada 31 warga, di RW 07 dan 08 yang terdiagnosa chikungunya,” ungkap Pipin.

Kejadiaan tersebut sebut Pipin, terjadi sejak awal Desember lalu. Dan puluhan penderita sudah mendapat perawatan serta pengobatan dari Puskesmas. Selain itu sejumlah petugas di puskesmas telah diterjunkan ke lokasi wabah chikungunya, untuk penyurveian dan pendataan warga yang terjangkit. “Kita telah melakukan penyuluhan ke warga akan pentingnya hidup bersih dan sehat. Namun, perilaku masyarakat tetap tidak mau berubah untuk hidup bersih. Himbauan kami ke masyarakat, agar terus melakukan upaya untuk pencegahan. Caranya dengan melakukan pembasmian sarang nyamuk (PSN),” tandasnya. (Iman).

PROMO CONTENT
loading...