18 Negera Siap Terbang Di Sumedang

4 September 2013 15:52 WIB
 
2
1225

Menpora dan delegasi dari Sumedang tengah membahas rencana Pra World Cup Paralayang di Batudua, Desa Cimarga, Kecamatan Cisitu.
Menpora dan delegasi dari Sumedang tengah membahas rencana Pra World Cup Paralayang di Batudua, Desa Cimarga, Kecamatan Cisitu.
KOTA-Sumedang akan menjadi tuan rumah Pra Word Cup Paralayang Tingkat Dunia, yang akan diselenggarakan di Batudua, Desa Cimarga, Kecamatan Cisitu, Minggu (29/9/2013), mendatang.
Kepastian akan adanya event internasional di Sumedang itu, setelah Wakil Bupati Sumedang H Ade Irawan dan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda Olahraga (Disbudparpora) Sumedang, Herman Suryatman, berkunjung langsung ke Jakarta menemui Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Roy Suryo di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Selasa (3/9).
Di hadapan delegasi Sumedang itu, Roy menyatakan kesanggupannya untuk datang ke Sumedang, bahkan tak hanya pada hari H. Roy, akan tiba di Sumedang dan bermalam di Sumedang sejak tanggal 28 Oktober 2013.
“Ini merupakan permintaan dari Pak Wabup, beliau bersama kita datang ke Jakarta. Dan, Alhamdulillah Pak Menpora langsung merespon. Ia sudah positif akan membuka secara resmi acara Pra World Cup tersebut, bahkan dia akan bermalam di Sumedang sejak tanggal 28Oktober,” kata Herman dihubungi Sumeks, semalam.
Rencananya, Roy akan turut terbang dari kawasan Batudua dan berakhir di Gedung Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Sumedang. “Ini langkah kecil untuk memberikan manfaat kepada Sumedang. Pokoknya selama kita mampu dan masih mau bekerja tak ada kata tidak bisa. Man jada wa jada,” tandasnya.
Wakil Bupati Sumedang, H Ade Irawan, dikonfirmasi Sumeks, membenarkan telah ada kesepakatan Menpora Roy Suryo, untuk datang ke Sumedang dalam rangka membuka acara Pra World Cup Paralayang Tingkat Dunia. Ia berharap, kegiatan itu tak hanya sekedar olahraga, tapi juga bisa menjadi destinasi budaya Jawa Barat. Karena, kata Herman, saat pelepasan Paralayang di Batudua nantinya akan ada pagelaran seni budaya termasuk saat berada di IPP juga.
“Apalagi dua tahun ke depan, Sumedang itu ingin menjadi tempat tujuan wisata dan menjadi icon wisata di Jawa Barat, setelah berdirinya tol dan Jatigede,” terang Ade.
Menurut dia, penyelenggaraan paralayang ini mendapat rekomendasi dan izin dari Internasional dan Nasional organisasi Paralayang, termasuk di dalamnya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Menpora sangat mendukung program tersebut. Hingga saat ini sudah terdaftar 18 negara di dunia yang akan mengikuti paralayang yang akan diikuti atlet-atlet ternama,” jelasnya.
Sebelumnya Ketua Para Layang dan Gantole Indonesia (PLGI) Cabang Sumedang, Aries Pribaya, menyebutkan jika lokasi Paralayang di Batudua, Desa Cimarga, Kecamatan Cisitu tersebut menjanjikan. Penemu lokasi paralayang Batudua itu pun menyebutkan, pihaknya kerap melakukan latihan uji terbang dari ketinggian lebih kurang 930 meter diatas permukaan laut (dpl) dengan titik koordinat S06’54’03’.9”-E108’01’15.9”.
Saat itu dirinya berharap dengan ditemukannya tempat baru yang berpeluang untuk dikembangkan dalam bidang wisata Dirgantara ini, dia berharap pemerintah Sumedang untuk dapat lebih memperhatikan wilayah tersebut, karena menurut pengalamannya, wilayah Batudua tidak kalah menarik dengan lokasi lain baik di dalam Negeri maupun di mancanegara, selain itu kegiatan yang merupakan bentuk oleh raga dan wisata itu dapat menyedot wisatatawan baik domestik maupun mancanegara. (ign)

2 COMMENTS