156 Ha Sawah di Desa Sukapura Terancam Gagal Panen

24 May 2010 18:47 WIB
 
0
Longsor : Sekdes Sukapura Menunjukan Lokasi Tanah Longsor. Foto : Bonang

Wado (SumedangOnline). Bencana Tanah Longsor terjadi di Bukit Parigi, Desa Sukapura, Kecamatan Wado, Kamis (20/05). Akibatnya 156 Ha sawah terancam Gagal panen, hal itu karena saluran sungai Cigunung tertutup timbunan longsor.

Kepala Desa Sukapura Tarmedi (39) membenarkan tentang kejadian tersebut, pihaknya baru mengetahui dari laporan warga, hari Jumat Pukul 06.00 WIB. Setelah itu pihaknya langsung membuat laporan ke instansi terkait, tidak ada korban jiwa dalam musibah bencana alam tersebut karena kejadiannya malam, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dugaan sementara penyebab longsor karena tersumbatnya saluran Irigasi, sehingga air meluap, dan menimbulkan longsor. Tanah dilokasi tersebut menurut Sekretaris Desa Sukapura Tarwan, sebagian tanah porang.

“Akibat Longsor, sehingga saluran tertutup. Air meluap karena tekanan berat, akhirnya ambruk.”Tutur Kepala Desa.

Lebih lanjut, Tarmedi menyebutkan longsor yang terjadi sekarang, bukan kali pertama terjadi,  sebelumnya tahun 2004, 2005-pun sempat terjadi longsoran – longsoran kecil dibagian atas bukit. Beruntung Juni tahun 2008 pihaknya mendapat bantuan untuk mengantisipasi longsoran tersebut dari KSDA Pemerintah Provinsi Jawa Barat senilai Rp 325jt, bantuan tersebut menghasilkan saluran tertutup 110 meter, lining 100 meter.

“Tahun 2008, Dapat bantuan 325 jt dari KSDA Provinsi Jawa Barat untuk, saluran Irigasi tertutup”Ujarnya.