Yu Jalan-jalan ke Jatigede ada Menara Pantau Jodoh loh

Menara Pantau Jodoh, demikian dinamakan penggagasnya, Angga Firmansyah, banyak filosofis yang dia kemukakan berkaitan dengan nama tersebut.

8 October 2016 16:47 WIB
 
0
Berfoto di Menara Pantau Jodoh.
ISTIMEWA
Berfoto di Menara Pantau Jodoh.

Masyarakat di kawasan Jatigede secara swadaya, membuat sebuah object wisata baru yang menarik pengunjung. Salahsatunya di kawasan Pasir Tugaran, Desa Karangpakuan, Kecamatan Darmaraja. Lokasi yang dulunya merupakan pesawahan dan kebun warga itu di sulap jadi kawasan wisata yang mempesona, dan siap memanjakan anda.

Selain bisa melihat tampak muka bendungan Jatigede, view dikawasan ini enak untuk di jadikan ajang selfie, wefie dan sejenisnya. Apalagi dengan berdirinya menara bambu, wuiiih makin tampak saja muka bendungan Jatigede meski pun jaraknya terbilang jauh.

Angga Firmansyah saat menunjukan penganan khas Pasir Tugaran, gendar kabuyutan.
Angga Firmansyah saat menunjukan penganan khas Pasir Tugaran, gendar kabuyutan.

Menara Pantau Jodoh, demikian dinamakan penggagasnya, Angga Firmansyah, banyak filosofis yang dia kemukakan berkaitan dengan nama tersebut. Namun, yang jelas bermuara pada intinya, ingin membuat ikon baru di kawasan Jatigede, yang menjadi daya tarik wisata.

“Di beri nama pantau jodoh merupakan filosopi pengagas menara. Jadi, pantau jodoh itu bukan karena kita melihat jodoh kita, tapi jodoh itu luas artinya. Seperti cita-cita pekerjaan dan yang lainnya, apabila kita melihat pemandagan dari menara tersebut tepat ke arah bendungan maka kita akan takjub bahwa di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin sesuatu bisa terjadi,” kata pria yang saat ini tinggal di Kampung Lebak Muncang tersebut.

Makna lainnya, setiap langkah yang dilakukan manusia harus optimis. Itu dibuktikan dengan bahu membahunya warga di sekitar Pasir Tugaran untuk membangun menara yang tingginya mencapai tujuh meter tersebut.