Target Bupati Sumedang, revisi RTRW selesai akhir tahun ini

2 November 2016 09:00 WIB
 
9
apat Pemutakhiran Peta Dasar Kabupaten Sumedang dalam rangka Peninjauan Kembali (review) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sumedang 2011-2031 di Aula Rapat Tadjimalela, Bappeda Kabupaten Sumedang, Selasa (1/11).
Humas Setda Sumedang
apat Pemutakhiran Peta Dasar Kabupaten Sumedang dalam rangka Peninjauan Kembali (review) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sumedang 2011-2031 di Aula Rapat Tadjimalela, Bappeda Kabupaten Sumedang, Selasa (1/11).

SUMEDANGONLINE: Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan menargetkan revisi terhadap Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW) Kabupaten Sumedang Tahun 2011 – 2031 yang tertuang dalam Perda No. 2 Tahun 2012 selesai di akhir Tahun 2016.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Pemutakhiran Peta Dasar Kabupaten Sumedang dalam rangka Peninjauan Kembali (review) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sumedang 2011-2031 di Aula Rapat Tadjimalela, Bappeda Kabupaten Sumedang, Selasa (1/11).

Menurut Bupati H. Eka Setiawan, revisi harus dilakukan secepatnya karena peraturan Perda yang mengatur RTRW sudah tidak bisa mengakomodir kondisi riil di lapangan. “Selain berkembangnya kebijakan di tingkat pusat dan provinsi mengenai RTRW, perkembangan yang cukup pesat di lapangan juga harus dicermati. Jadi saya minta proses revisi ini beres di Bulan Desember 2016 sehingga di awal 2017 sudah masuk tahapan legislasi (Raperda),” ucapnya.

Bupati juga meminta para Kepala SKPD untuk aktif memberikan masukan selama proses revisi berlangsung. “Saya minta semuanya, termasuk para Camat, berpartisipasi aktif dalam penyempurnaan RTRW ini. Jangan sampai ketika sudah jadi, baru banyak yang protes,” tutur Bupati.

Meskipun demikian, Bupati tidak mau hasil revisi tersebut bersifat asal-asalan karena dikejar oleh waktu. “Walau diburu waktu, tetapi semuanya tetap dilakukan dengan hati-hati dan teliti. Memang sangat sulit dilakukan, namun dengan kerja keras dan usaha bersama, saya yakin bisa,” ujarnya.

9 COMMENTS

  1. Rencana Tata Ruang Tata Wilayah akan lebih riil apabila didasarkan “database” nya peta udara yg skalanya memadai. Bp pernah melihat di Canada ketika dulu tugas belajar disana.

  2. RTRW moal beuneur kumaha2 ge da awalna geus acak2an. Kecuali bangunanan anu menyalahi peruntukan di rubuh2keun. IMB, HO, AMDAL na kumaha? Ah lieur