Tahun Baru Islam, Presiden ajak masyarakat untuk introspeksi diri

"Selamat Tahun Baru Islam 1438 Hijriah. Kesempatan yang baik bagi kita untuk introspeksi dan mawas diri -Jkw."
-Presiden Joko Widodo-

3 October 2016 14:04 WIB
 
0
Presiden Jokowi bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat menghadiri Peringatan 90 Tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor beberapa waktu lalu.
Humas Setkab.GO.ID
Presiden Jokowi bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat menghadiri Peringatan 90 Tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor beberapa waktu lalu.

SUMEDANGONLINE: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggunakan momentum tahun baru Islam 1438 Hijriah untuk mengintrospeksi diri. Ajakan tersebut disampaikannya melalui cuitan yang ia unggah pada akun twitter @jokowi, Minggu (2/10).
“Selamat Tahun Baru Islam 1438 Hijriah. Kesempatan yang baik bagi kita untuk introspeksi dan mawas diri -Jkw,” cuitnya sekitar pukul 10.32 WIB.
Dalam cuitan berikutnya, memperingati hari batik nasional pada 2 Oktober ini, Presiden Jokowi tak lupa mengajak masyarakat agar terus mengembangkan batik yang telah menjadi warisan budaya Indonesia yang diakui dunia. Presiden juga menyebut bahwa industri batik merupakan salah satu bentuk industri kreatif yang dapat menggerakkan ekonomi nasional.
“Kembangkan terus batik sebagai industri kreatif yang menggerakkan ekonomi nasional. Selamat Hari Batik Nasional 2016 – Jkw,” kata Presiden.
Sebagaimana diketahui, tanggal 2 Oktober telah disepakati sebagai Hari Batik Nasional. Hal tersebut dilakukan untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia. (BPMI/UN)