Sssst, jalan depan rumah anggota DPD RI saja rusak

3 September 2016 00:18 WIB
 
0
Tampak jalan rusak tepat di depan salahseorang anggota DPD RI. Kondisi ini sudah lama terjadi, namun seakan dibiarkan.
Purnama
Tampak jalan rusak tepat di depan salahseorang anggota DPD RI. Kondisi ini sudah lama terjadi, namun seakan dibiarkan.

SUMEDANGONLINE, SITURAJA: Sejumlah jalan kabupaten hingga saat ini banyak dikeluhkan warga Sumedang, karena kondisinya rusak. Salahsatunya seperti yang terjadi di Jalan Kabupaten dari Dusun Warung Ketan, Desa Jatimekar, Kecamatan Situraja hingga Desa Ranjeng, Kecamatan Cisitu. Ironisnya, jalan yang sudah bak walungan saat itu melintas rumah salahseorang anggota DPD RI.
“Tepat di depan rumah anggota DPD RI itu rusak pisan,” ujar Dede warga yang kebetulan melintas.
Kepala Desa Jatimekar, Deddy Koes RD, membenarkan jika jalan yang konon sudah diambil alih statusnya oleh provinsi itu sudah cukup lama mengalami kerusakan, hal itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya faktor alam karena setiap musim hujan, drainse yang buruk sehingga air tumpah ke jalan dan menggerus bagian badan jalan.
“Memang kerusakan ini sudah cukup lama, awalnya ini diakibatkan oleh gerusan air yang meluap ke jalan,” kata Deddy pada wartawan belum lama ini.
Dikatakan dia, kerusakan diperparah saat ada pembangunan waduk Jatigede, jalan tersebut menjadi salahsatu jalan lintasan pengangkutan alat berat.
Bahkan menanggapi buruknya jalan tersebut, anggota Komisi D DPRD Sumedang, H Mulya Suryadi, menyebutkan jika jalan itu tak layak pakai.
“Saya rasa jalan tersebut memang sudah tidak layak, padahal jalan itu berada di lingkungan perkotaan Kecamatan Situraja,” kata H Mulya.
Padahal seharusnya, perbaikan jalan tersebut menjadi skala prioritas untuk mendukung akses jalan menuju kawasan wisata Jatigede.
“Akses jalan tersebut itu juga sebagai akses penunjang untuk Wisata Jatigede, sebab kebanyakan wisatawan memilih jalur tersebut untuk menuju ke Jatigede,” kata dia.
Ia berharap pemerintah untuk segera memperbaiki akses jalan tersebut, jangan di biarkan rusak terlalu parah.
“Saya harap pemerintah dapat merealisasikan perbaikan akses jalan tersebut,” tutupnya.***