Presiden: Praja IPDN harus jadi Pribadi Terdepan dalam Revolusi Mental

8 August 2016 14:20 WIB
 
0
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melantik sebanyak 2.143 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXIII tahun 2016 di kampus IPDN Jatinangor, Senin (8/8/2016). Prosesi pelantikan diawali dengan penyematan lencana melalui dua perwakilan Pamong Praja Muda IPDN
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melantik sebanyak 2.143 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXIII tahun 2016 di kampus IPDN Jatinangor, Senin (8/8/2016). Prosesi pelantikan diawali dengan penyematan lencana melalui dua perwakilan Pamong Praja Muda IPDN
loading...

SUMEDANGONLINE, JATINANGOR: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) melantik sebanyak 2.143 Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXIII tahun 2016 di kampus IPDN Jatinangor, Senin (8/8/2016). Prosesi pelantikan diawali dengan penyematan lencana melalui dua perwakilan Pamong Praja Muda IPDN.
“Saudara akan menghadapi semakin tingginya harapan dan tuntutan rakyat atas kinerja ASN (Aparatur Sipil Negara). Rakyat menghendaki aparatur sipil negara yang bekerja semakin berintegritas, semakin efektif,  semakin bekualitas,” kata Presiden Jokowi saat melantik 2.143 Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan ke-23 Tahun 2016, di kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Senin (8/8) pagi.
Dalam kesempatan tersebut Jokowi yang bertindak sebagai inspektur upacara, memberikan ucapan selamat pada para praja muda lulus IPDN yang telah mengakhiri masa pendidikannya.
Ia berharap pelantikan itu sebagai awal Pamong Praja Muda untuk berbakti kepada masyarakat, bangsa dan negara.
“Lulusan IPDN, harus menjadi pribadi yang terdepan dalam revolusi mental,” tuturnya.
Bahkan, kata Jokowi, para praja IPDN tersebut harus menjadi teladan bagi rakyat dan membangun sikap optimis dan berani dalam melakukan terobosan yang bermanfaat bagi rakyat.
“Tantangan bagi aparatur sipil negara (ASN) semakin berat dan kompleks. Sehingga, dibutuhkan individu yang responsif yang juga mampu melayani masyarakat dengan baik,” ucap Jokowi.
Presiden Jokowi mengingatkan para Pamong Praja Muda harus bisa menjadi pelopor reformasi birokrasi di instutusi pemerintahan dimanapun nanti akan ditugaskan.
“Saudara-saudara harus menjadi pribadi terdepan dalam revolusi mental perubahan pola pikir perubahan sistem dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” tutur Presiden.
Selain itu, Presiden minta para Pamong Praja Muda juga harus menjadi teladan dalam membangun sikap yang optimistis, sikap inovatif, dan berani melakukan terobosan yang bermanfaat bagi rakyat.
Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menko PMK Puan Maharani, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang, Mensesneg Pratikno, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Wagub Jabar Deddy Mizwar. (AA/Forkowas)