PERJALANAN KE LUAR ANGKASA

16 August 2010 23:46 WIB
 
3
Ir.H.Surahman,M.Tech,M.Eng,MBA
Ir.H.Surahman,M.Tech,M.Eng,MBA

Al Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad (shalallohu a’laihi wasalam), sekitar 15 abad yang lalu sampai dengan saat ini masih terjaga keutuhannya, sehingga dengan demikian hal ini adalah merupakan salah satu mukzijat terbesar yang diberikan Alloh (subhanahu wa’taalla) kepada Nabi Muhammad – yang tidak bisa membaca dan menulis.

Keajaiban Al Qur’an tidak hanya itu, namun kebenaran isi dari ayat-ayat di dalamnya terbukti secara ilmiah / science diakui oleh semua orang, namun ada yang mengimaninya dan ada juga yang tidak.

Sesuai dengan Rukun Iman, seorang Muslim belum dikatakan beriman bila tidak mengimani atau mempercayai kebenaran Al Qur’an. Namun sejauh mana tingkat keimanan tersebut tentunya tergantung kepada tingkat keilmuan seseorang serta hidayah yang diberikan oleh Alloh swt.

Adapun tingkat keimanan dari seorang Muslim yang paling tinggi adalah golongan dari “ullul albab” yaitu golongan-golongan dari mereka yang selalu merenungkan bagaimana Alloh menciptakan bumi dan langit dengan segala isinya, sehingga dengan itu keimanannya semakin bertambah dan semakin yakin akan Kebesaran dan Kekuasaan Alloh – Tuhan Pencipta seru sekalian alam.

Untuk itu, marilah di bulan suci Ramadhan (1431-H) ini kita mengukur diri dan mengimani sejauh mana keimanan kita terhadap Al Qur’an tersebut, tidak hanya “katanya” atau “cenah“, namun melaikan benar-benar menyakini dengan membuktikan kebenaran dari ayat-ayat dalam Al Qur’an tersebut. Sehingga dengan demikian akan timbul suatu keyakinan akan kebenaran dari ayat-ayat tersebut.

3 COMMENTS

  1. Terima kasih atas semua penjelasannya semoga bisa menambah Ilmu bagi saya