Pengawasan lemah, penambangan liar menjamur

28 January 2016 18:11 WIB
 
0

Menjamurnya penambangan liar, galian C di Kabupaten Sumedang, menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sumedang, Asep Sudrajat, disinyalir lantaran minimnya pengawasan dari Dinas Pertambangan dan Energi  (Distamben) Provinsi Jawa Barat dan Badan  Lingkungan Hidup (LH).
Padahal menurutnya, dinas yang ditugasi mengawasi terkait galian C itu, memikiki pernyataab tertulis di atas materai
“Termasuk laporan periodik kemajuan tambang, namun rata-rata laporan tersebut direkayasa,” kata Asep Sudrajat, Kamis (28/1).
Ia bahkan menilai, apa yang dilakukan pengawas tambang, baik Distamben ataupun LH tidak berjalan maksimal.
“Satpol PP hanya melakukan penertiban-penertiban terhadap pelanggaran izin, tapi kalau kami diberi rekomendasi baik oleh distamben ataupun LH kami bisa melakukan penindakan,” katanya.
Dikatakan Asep, pihaknya akan melakukan penindakan apabila ada pendelegasian dari Satpol PP Provinsi. Jawa Barat.
“Meskipun demikian, kita  akan terus melakukan pengawasan terhadap kegiatan tambang pasir di Cimalaka dan Paseh ,” katanya.
Karena, lanjut Asep, kedua wilayah ini merupakan lokasi tambang pasir terbesar di Sumedang.**

Laporan: Asnur/Forkowas