Panenjoan, dijadikan tempat wisata baru di Jatigede

15 May 2017 22:35 WIB
 
3
Objek wisata Panenjoan di Jatigede.
Iwan Rahmat
Objek wisata Panenjoan di Jatigede.

SUMEDANG — Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga, Kemal Idris berharap agar disetiap objek wisata yang ada di Kabupaten Sumedang terutama di Jatigede tidak mangpang meungpeung dalam memberikan harga pada para wisatawan. Jika hal itu terjadi maka para wisatawan akan kapok untuk datang kembali.
”Wisatawan itu bilang di Jatigede itu enak pemandangannya, ngan hanjangkal nya golosor kaditu diparkir, geleser kadieu diparkir. Terus ceunah Pak, eta Pop Mie nepi ka 20 rebu, bayangkan. Itu jelas kampanye yang tidak bagus. Jadi pas mereka pulang ke daerahnya, hanya mengatakan di Jatigede bla bla yang negatif negatifnya saja. Nah karena hal ini mereka tidak mau lagi datang lagi ke sini. Mereka akan mengatakan ke temannya, entonglah tong datang deui kaditu, saya ge digetok,” kata Kemal saat Peresmian Pembangunan Gazebo yang telah selesai dibangun di Blok Panenjoan, Desa Jemah Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
”Sehingga Dua bulan lalu bupati memberikan surat edaran kepada para camat agar ditempat-tempat wisata: parkir, jajanan-jananan ditertibkan. Lebih baik untung Rp 2 ribu tapi panjang daripada untung 10 rebu tapi sakali,” tandasnya.
Selain itu dia juga berharap di objek wisata Jatigede di lokasi Panenjoan tersebut betul-betul dijaga keamanannya, terutama dari tindakan pencurian kendaraan bermotor dan copet, agar para wisatawan betah untuk menikmati alam Jatigede. ”Itu bukan hanya tugas Polri dan TNI, tapi tugas masyarakat jemah semua, bagaimana Panenjoan ini aman. Sehingga wisatawan yang datang ke sini, merasa aman. Itu merupakan kampanye yang bagus,” imbaunya.
Panenjoan merupakan salahsatu objek wisata baru yang saat ini tengah dikembangkan. Dari luas wilayah Desa Jemah, saat ini ada beberapa tempat lokasi wisata salahsatunya Panenjoan, Sabeulit, Jatimekar, Cipala dan Burujul. Namun yang baru ditata oleh pemerintah desa setempat baru di Panenjoan.
Objek wisata Panenjoan berada di atas bukit, sehingga jika kita berada di sana akan menemukan suasana yang eksostis. Selain itu di lokasi yang dihuni 1.356 penduduk itu suhunya terbilang dingin.
Pemerintah desa setempat bekerjasama dengan Mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri menggelar kegiatan silaturahim sekaligus peresmian pembangunan Gazebo yang telah selesai dibangun. Selain peresmian terlebih dahulu digelar upacara adat Sunda, dan sejumlah pentas seni, salahsatunya pementasan pencak silat dari Gagak Setra dan Garuda Putih.***

3 COMMENTS