NU Sumedang Ingatkan Bahaya Narkoba

12 March 2017 23:45 WIB
 
0
Sambut hari lahir Muslimat NU ke-71 dan Harlah NU ke-91, pengurus cabang Muslimat NU Kabupaten Sumedang,melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya Narkoba dan penanggulangannya, Sabtu (11/2).
Ayi Abdu Kohar
Sambut hari lahir Muslimat NU ke-71 dan Harlah NU ke-91, pengurus cabang Muslimat NU Kabupaten Sumedang,melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya Narkoba dan penanggulangannya, Sabtu (11/2).

SUMEDANG – Sambut hari lahir Muslimat NU ke-71 dan Harlah NU ke-91, pengurus cabang Muslimat NU Kabupaten Sumedang,melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya Narkoba dan penanggulangannya, Sabtu (11/2).
Kegiatan di Gedung SDIT Assamadani Sumedang ini dihadiri oleh 80 orang yang terdiri dari pengurus PC Muslimat dan perwakilan dari tiap Pengurus Anak Cabang Muslimat NU se-Kabupaten Sumedang.
Tiga orang nara sumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Mereka adalah dokter Ana Sabana dari Dinas Kesehatan Sumedang, Aiptu Karyana dari Polres Sumedang, dan Hajah Ai Momoh dari Kementrian Agama Kabupaten Sumedang.
Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Sumedang Hajah Ikah Mumsikah mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan karena Muslimat NU Sumedang merasa khawatir atas bahaya narkoba yang mulai beredar di Sumedang. Para pengurus muslimat yang notabene seorang ibu harus punya peran penting dalam mengendalikan anak-anaknya supaya tidak terjerumus dalam lingkungan narkoba.
Ibu-ibu Muslimat NU harus mengetahui bahaya narkoba serta sejauh mana peredarannya. Selain itu anggota muslimat melalui kegiatan ini diharapkan mengetahui ciri-ciri pengguna narkoba dan bagaimana penanggulangannya. Dengan mengetahui itu semua maka pengurus Muslimat NU Sumedang dapat ikut berpartisipasi menanggulangi dan mencegah beredarnya narkoba, serta dapat berupaya penyelamatan generasi yang akan datang dari narkoba, kata Hajah Ikah.
Sementara salah seorang pengurus PC Muslimat NU Sumedang Hajah Aida Masruroh mengatakan bahwa Muslimat NU saat ini sudah mendeklarasikan menjadi laskar narkoba. Deklarasi ini tentunya harus ditindak lanjut dengan kegiatan nyata dilapangan. Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada ibu-ibu muslimat merupakan langkah nyata aplikasi dari deklarasi laskar naroba ini.
Diharapkan kedepannya Muslimat NU Sumedang bisa menyosialisasikan hasil dari kegiatan ini kepada masyarakat. Sosialisasi bahaya narkoba tidak cukup diketahui oleh anak-anak saja, tapi seorang ibu yang mempunya peranan penting dalam rumah tangga harus mengetahui tentang narkoba ini supaya bisa mengawal perkembangan anak-anaknya, lanjut Hajah Aida.
Kedepannya Pengurus Cabang Muslimat NU Sumedang akan roadshow kegiatan sosialisasi narkoba ini ketiap Pengurus Anak Cabang Muslimat NU. Dengan harapan semakin banyak orang mengetahui bahaya narkoba serta cara penanggulangannya, maka akan semakin sempit narkoba bisa beredar di masyarakat, tutup Hajah Aida. (Ayi Abdu Kohar)