Menpora : Pemuda Harus Bisa Membangun Jiwa Optimisme Menjadi Pemimpin

21 December 2016 16:08 WIB
 
0
Menpora Imam Nahrawi saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Kader Kepemimpinan dan Kepeloporan Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Perserikatan Organisasi Kepemudaan Tingkat Nasional (Poknas) bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga di Hotel Primebiz Cikarang, Jawa Barat, Selasa (21/12) siang.
Humas Menpora
Menpora Imam Nahrawi saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Kader Kepemimpinan dan Kepeloporan Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Perserikatan Organisasi Kepemudaan Tingkat Nasional (Poknas) bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga di Hotel Primebiz Cikarang, Jawa Barat, Selasa (21/12) siang.
loading...

SUMEDANGONLINE, JAKARTA — Menpora Imam Nahrawi didampingi Staf Khusus Pemuda Zainul Munasichin membuka Pendidikan dan Pelatihan Kader Kepemimpinan dan Kepeloporan Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Perserikatan Organisasi Kepemudaan Tingkat Nasional (Poknas) bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga di Hotel Primebiz Cikarang, Jawa Barat pada Selasa (21/12) siang. Turut hadir dalam acara ini Anggota DPRD Kab. Bekasi Edy Kurtubi.
Dalam sambutannya, Menpora Imam Nahrawi menyampaikan bahwa pemuda pada dasarnya mempunyai kemampuan menjadi pemimpin dan pelopor. Akan tetapi ada hal penting yang harus dipahami oleh pemuda, yaitu optimisme, disiplin serta mengakui adanya proses yang membutuhkan waktu cukup panjang.
“Bung Karno mengatakan “bermimpilah setinggi mungkin seperti bintang dilangit, kalaupun jatuh, kalian masih berada diantara bintang-bintang”, artinya bahwa ita semua harus sadar betul tentang pentingnya membangun optimisme dalam jiwa seorang pemimpin, ” ujarnya.
Imam melanjutkan bahwa generasi muda Indonesia harus banyak belajar dari perjuangan pahlawan Indonesia dalam bidang olahraga yang meberikan prestasi ditingkat dunia.”Kita menyaksikan bagaimana perjuangan kesebelasan Tim Nasional Garuda Indonesia dalam Piala AFF 2016, bahkan sebelumnya Ganda Campuran Bulutangkis Indonesia Tantowi/Lilyana pada Olimiade Brasil, selanjutnya saya menunggu bibit pahlawan baru untuk terlibat dalam pembangunan nasional dan mengukir prestasi di tingkat dunia, ” lanjutnya.
“Saya mengajak kepada kita semua, terutama yang hadir pada pelatihan ini, marilah kita melatih diri dan jiwa kepemimpinan yang dimiliki, terlibat aktif di berbagai ruang pemberdayaan, menjadi pelopor perubahan selama kita mampu, pemuda harus hadir sebagai solusi permasalahan ditengah masyarakat berdasarkan falsafah Pancasila, mengedaankan kemanusiaan, persatuan dan pembangunan mewujudkan keadilan dan kesejahteraan, ” tutupnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Poknas Ahmad Yani Panjaitan menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan dan pendidikan yang dilaksanakn adalah murni untuk kepentingan pendidikan dan pelatihan kader-kader pemuda. “Poknas adalah organisasi berdiri sejak 2010, saat itu sebagai organisasi yang memberikan sumbangsih dalam penyatuan KNPI pada saat itu yang terpecah. Saat ini telah bergabung sebanyak 46 organisasi kepemudaan.
“Dalam pelatihan dan pendidikan ini akan memberikan wawasan dan pengetahuan umum yang aplikatif kepada kader kepemudaan, materi yang akan diberika berula diskusi, manajemen, administrasi praktis, dan lain-lain, ” ujarnya. (dre)