Menpora Bangga Kirab Budaya Pemuda Nusantara Ajang Mengenalkan Jati Diri Budaya Indonesia

27 October 2016 21:50 WIB
 
0
Kamis (27/10/2016) sore di Bundaran Besar Pemuda, Palangka Raya sudah dimeriahkan berbagai acara yang salah satunya adalah Kirab Budaya Pemuda Nusantara 2016. Acara dihadiri oleh Menpora Imam Nahrawi bersama Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto dan rombongan dari Kemenpora.
Humas Menpora
Kamis (27/10/2016) sore di Bundaran Besar Pemuda, Palangka Raya sudah dimeriahkan berbagai acara yang salah satunya adalah Kirab Budaya Pemuda Nusantara 2016. Acara dihadiri oleh Menpora Imam Nahrawi bersama Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto dan rombongan dari Kemenpora.

SUMEDANGONLINE, KALIMANTAN TENGAH: Sehari sebelum puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda 2016 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah digelar, Kamis (27/10/2016) sore di Bundaran Besar Pemuda, Palangka Raya sudah dimeriahkan berbagai acara yang salah satunya adalah Kirab Budaya Pemuda Nusantara 2016. Acara dihadiri oleh Menpora Imam Nahrawi bersama Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto dan rombongan dari Kemenpora.
Dalam siaran pers yang diterima redaksi, meski diguyur hujan tidak menyulutkan para peserta kirab yang mempertunjukkan baju adat dari 34 provinsi dan memperagakan kesenian budaya masing-masing daerah. Kirab ini tujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, meningkatkan kesadaran, dan rasa cinta tanah air, memahami keanekaragaman seni budaya, memupuk rasa kesatuan dan persatuan bangsa, serta meningkatkan ketrampilan dan melatih kreativitas pemuda.
Menpora melepas Kirab Budaya dengan Pengibaran Bendera Start yang di mulai dari daerah Papua Barat dan diakhiri dari oleh tuan rumah Kalimantan Tengah. “Ditempat yang bersejarah ini, semua anak Indonesia berkumpul dalam satu tekad bersama ingin kembali menegakkan dan merawat jati diri, karakter dan sekaligus keagungan bangsa yang telah di torehkan para pendahulu kita lewat kirab maupun Jambore Pemuda Indonesia (JPI) yang di balut dalam rangkaian Hari Sumpah Pemuda Nasional,” kata Menpora, Imam Nahrawi.
Menurut Imam, kirab budaya sebagai bagian dari meneguhkan kembali semangat kebudayaan kita yang menjadi penyatu sekaligus mengkokohkan rasa Indonesia kita. “Lebih dari itu agar kita memahami dan menghayati bahwa Indonesia ini adalah negeri yang betul-betul di ciptakan Allah dengan segala perbadaan dengan segala semua hal,” ucap Imam.
“Saya meminta kepada semua peserta kirab dari 34 provinsi ini yang selama satu minggu untuk berbuat yang terbaik. Berikanlah nilai-nilai postif akan keagungan budaya dari masing-masing propinsi sekaligus carilah mutiara terhebat dari Palangka Raya ini untuk di sebarluaskan ke seluruh provinsi di mana kalian berasal agar kita semakin kokoh dan tidak terpecah belah oleh isu-isu murahan. Guberbur punya komitmen melawan narkoba, kami akan terus mendorong agar narkoba menjadi musuh kita bersama, tambahnya.
Sebelumnya Gubernur Kalteng Sugianto mengucapkan terima kasih kepada Menpora atas di tunjuknya Palangka Raya sebagai tuan rumah HSP ke 88 tahun 2016 dan JPI 2016. “Even pemuda ini bertujuan agar para pemuda dapat mengenal jati dirinya. Bahwa seni budaya, baik modern maupun tradisioanal yang selalu menyuarakan semangat kebersamaan komunitas bangsa. Dan hal ini sangat sesuai dengan falsafah dari Provinsi Kalimantan Tengah.Indoneseia di kenal sebagau negara yang banyak ragam budayaan dari Sabang sampai Marauke. Dan kita harus memiliki cara melestarikan budaya Indonesia,” ucap Gubernur.
Sebanyak 10.000 pemuda pemudi dari 34 Provinsi Indonesia berkumpul di bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, Provinsi Kalimantan Tengah. Para pemuda akan mengikuti Kirab bahwa Rangkaian Kegiatan Peringatan Sumpah Pemuda ke-88 di Palangkaraya telah dimulai pagi (27/10) dengan kegiatan olahraga bersama. (rep)