Mahasiswa UNPAD Jatinangor Observasi GMT

9 March 2016 09:53 WIB
 
1
loading...

SUMEDANG- Ribuan mahasiswa Universitas Padjajaran dan masyarakat Jatinangor, Kabupaten Sumedang, setelah melakukan shalat, para mahasiswa dan masyarakat Jatinangor langsung melakukan Observasi Gerhana Matahari Total (GMT) di pelataran Masjid Raya Unpad.
Kegiatan observasi tersebut digagas Komunitas Pendongak Langit (Kapella), Cakrawala HIMF FPMIPA UPI, Himpunan Mahasiswa Astronomi ITB, dan Astronomi SMA Bandung (Astrophile).
Bahkan, mahasiswa dan masyarakat juga menyaksikan live streaming kontak awal bulan dengan matahari, dimana bulan tersebut akan berada satu garis lurus dengan matahari dan bumi.
Tri Nuraminudin, salah seorang pendiri Kapella mengungkapkan, kegiatan observasi di Unpad Jatinangor tersebut merupakan tempat yang ke empat digunakan untuk mengamati gerhana dimana tempat lainnnya, yakni di ITB Bandung, Bosscha Lembang dan Monumen Perjuangan Bandung.
“Kami buka secara gratis untuk umum, soalnya peristiwa ini (GMT) adalah peristiwa sekali dalam seumur hidup bisa disaksikan masyarakat,” kata Tri Aminudin yang lebih akrab disapa Aam, tadi siang.
Aam mengungkapkan, gerhana matahari akan terjadi kembali di tahun ini. Namun, bukan gerhana matahari total, melainkan gerhana matahari cincin yang akan terjadi pada Bulan September, mendatang.
Gerhana Matahari Total, kata Aam, akan terjadi pada tahun 2019. Namun, hanya bisa disaksikan di wilayah Kalimantan dan Sumatera. Sementara itu, GMT akan kembali menyapa Pulau Jawa pada tahun 2081 mendatang.**