Mahasiswa Unpad Ciptakan Sensor Keracunan pada Ikan

4 June 2016 17:16 WIB
 
1
Tiga mahasiswa teknik elektro Universitas Padjajaran Jatinangor, mampu menciptakan alat deteksi umbalan dan sensor keracunan pada ikan ikan
Tiga mahasiswa teknik elektro Universitas Padjajaran Jatinangor, mampu menciptakan alat deteksi umbalan dan sensor keracunan pada ikan ikan
loading...

SUMEDANGONLINE – JATINANGOR: Tiga mahasiswa teknik elektro Universitas Padjajaran Jatinangor, mampu menciptakan alat deteksi umbalan dan sensor keracunan pada ikan ikan.
Adanya alat tersebut menurut Aldo, dapat menekan angka kerugian akibat adanya keracunan ikan. Seperti diketahui, kerugian petani ikan di Indonesia pada Tahun 2014 hingga 2015, mencapai Rp 70,5 Miliar. Tingginya angka kerugian tersebut membuat Faatih Rizki (18), Aldo Wista (18) dan Aldi Wista (18) memutar otak, untuk mengantisipasinya.
Adanya alat tersebut, lanjut Aldo, petani ikan dapat mengantisipasi kematian ikan-ikan dan terbebas dari kerugian besar. Saat lampu kuning menyala, petani bisa langsung memindahkan ikan ke kolam lainnya.
“Nah dengan adanya alat ini, petani bisa terhindar dari kerugian. Saat lampu kuning menyala, petani bisa langsung memanen ikan yang sudah siap panen atau memindahkan ikan ke kolam atau keramba yang aman dari umbalan,” katanya.
Alat tersebut dilengkapi tiga lampu indikator, warna merah, kuning dan hijau. Lampu merah berfungsi untuk mendeteksi adanya umbalan, lampu kuning untuk menandai akan terjadinya umbalan dan warna hijau untuk perubahan kadar Ph air yang melebihi suhu 4 derajat celcius dan membawa racun bagi ikan.