Kunjungi Anak Yatim yang Ditinggal Ibunya, Doni: Siap Jadi Orangtua Asuh

12 March 2017 22:46 WIB
 
0
Anggota DPR/MPR RI, Doni Ahmad Munir (paling kanan) saat menyambangi kediaman anak yatim yang sempat ditinggal ibunya di Desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjungmedar, Minggu (12/3/2017).
Istimewa
Anggota DPR/MPR RI, Doni Ahmad Munir (paling kanan) saat menyambangi kediaman anak yatim yang sempat ditinggal ibunya di Desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjungmedar, Minggu (12/3/2017).

SUMEDANG – Anggota DPR/MPR RI, Doni Ahmad Munir menyambangi kediaman anak yatim yang sempat ditinggal ibunya di Desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjungmedar, Minggu (12/3/2017).
Saat kedatangannya itu ibu si anak yatim, Yuyun Bayuningrum sudah berada di rumahnya. Dengan menggunakan kaos dan celana panjang berwarna hitam ibu bayi itu bercerita banyak terkait bentuk perhatian masyarakat di Babakan Kananga, RT 04, RW 04, Desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang.
”Ibunya merasa malu sering sekali menerima bantuan dari tetangganya, atas dasar itu beliau berangkat bekerja ke luar daerah untuk mencari nafkah agar bisa menafkahi anak-anaknya. Sementara anak-anaknya yang masih kecil dititipkan kepada anaknya yang paling tua (11 tahun) dan beliau rutin transfer uang hasil bekerja ke anaknya,” kata Doni menirukan perkataan Yuyun.
Pada kesempatan itu Doni juga berpesan pada Yuyun, jika memiliki masalah ada baiknya untuk disampaikan terlebih dahulu dengan tetangga, RT/RW/Desa untuk dicarikan solusinya. “Apalagi punya anak bayi yang baru berumur 5 bulan. Tentu kita pasti merasa terharu bagaimana sulitnya seorang ibu yang ditinggal oleh suaminya (meninggal dunia) harus menghidupi 6 orang anak, dan empat diantaranya masih kecil,” imbuhnya.
Atas dasar itu Dony Ahmad Munir menawarkan kesanggupannya untuk menjadi orangtua asuh bagi bayinya yang berusia 5 Bulan.
Sementara itu, Kepala Desa Wargaluyu, Asep Rahmat berjanji akan memberikan permodalan usaha jika si ibu bayi akan tetap tinggal di desa tersebut. ”Kalau masih sayang sama anak, betah tinggal di Wargaluyu, kita nanti akan carikan modal usaha. Tapi kalau mau pergi, ya bawa anak-anaknya, kasihan kalau ditinggal,” pungkasnya. ***