Kader NU Sumedang ikut ToT menggerakan Jam’iyah NU di Sumedang

14 November 2016 07:19 WIB
 
0
Tiga kader Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang mengikuti Training of Trainer (ToT) kader penggerak NU se-Jawa Barat. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Lembaga Ta'mir Masjid dan Lembaga Dakwah di Purwakarta
Ayi Abdul Kohar
Tiga kader Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang mengikuti Training of Trainer (ToT) kader penggerak NU se-Jawa Barat. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Lembaga Ta'mir Masjid dan Lembaga Dakwah di Purwakarta

SUMEDANGONLINE: Tiga kader Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang mengikuti Training of Trainer (ToT) kader penggerak NU se-Jawa Barat. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Lembaga Ta’mir Masjid dan Lembaga Dakwah di Purwakarta.
Kegiatan yang akan digelar hingga Selasa (15/11/2016) besok di Pesantren Al-Muhajirin 2 Purwakarta tersebut merupakan sebagai bentuk implementasi pelatihan lanjutan dari Pelatihan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) yang diselenggarakan lembaga ta’mir masjid dan dakwah PBNU.
Dalam ToT ini, PC NU Kabupaten Sumedang mengirimkan kader terbaiknya. Yakni, Asep.Gunawan, Agus Maulana dan M Sholeh NU.
Salah satu peserta ToT dari Sumedang, Asep Gunawan berharap dengan kegiatan ToT tersebut dapat mempermudah PC NU Sumedang dalam menggerakan Jam’iyah Nahdlatul Ulama di Sumedang.
“Harapan saya dari kegiatan ini adalah ilmu yang diperoleh selama pelatihan nantinya siap diamalkan di Sumedang untuk menggerakan Jam’iyah Nahdlatul Ulama. Terutama dalam memberdayakan masyarakat lewat Nahdlatul Ulama,” ujar Asep.
Ada beberapa materi yang akan diterima para kader penggerak NU se-Jabar dalam ToT tersebut. Yakni, orientasi pelatihan, orientasi organisasi NU (Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah; fikrah, amaliyah dan harokah), Aswaja NU sebagai ideologi gerakan, kepemimpinan dalam organisasi NU, analisis stakeholders, metode pelatihan andragogi, manajemen masjid, manajemen dakwah dan pengetahuan da’i, penggalangan dan pengorganisasian warga, tata kelola program & analisis swot, komunikasi dan outbond.
Sementara itu K.H. Sa’dulloh, selaku ketua PCNU Sumedang menjelaskan keikutsertaan kadernya ini bertujuan untuk mempersiapkan kader-kader terbaik yang nantinya bisa membantu program-program dari PCNU Kabupaten Sumedang. Apalagi program ini merupakan bagian dari program Lembaga Takmir Masjid dan Lembaga Dakwah PBNU
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ToT tersebut mereka menjadi pengganti kader-kader PCNU berikutnya. Di samping itu juga sebagai patner kami jika ada pelatihan penggerak NU di Sumedang. Setidaknya ada kader yang bisa diandalkan,” pungkasnya. (Sholeh Nahru/Mang Ayi)