Jatigede, 29 anak SD terancam tak fokus belajar

23 January 2016 21:22 WIB
 
0

Ketua Forum Komunikasi Sumedang Motekar, Herman Suryatman, bergerak cepat saat mengetahui ada 22 kepala keluarga yang belum bisa pindah dari Dusun Bojongsalam, Desa Padajaya, Kecamata Wado. Herman bersama Ketua Paguyuban Sumedang Motekar, Dedi Mulyadi, bahkan sampai rela kukucuprakan dalam membantu warga Bojongsalam.
“Selain ada sekitar 22 kepala keluarga yang belum pindah. Yang patut jadi pemikiran dan PR kita bersama adalah adanya 29 anak sekolah dasar, mereka saat ini belajar ngadapang di balai pertemuan,” ungkap Herman Suryatman, usai meninjau langsung lokasi, sejak siang sampai sore tadi.
Jika tidak cepat ada evakuasi, Herman, tidak tahu bagaimana nasib belajar mengajar siswa SD yang ada di lokasi itu. “Pasalnya, balai pertemuannya sudah mulai tergenang. Sementara, bangunan baru belum tersedia,” ungkapnya.
Tak menutup kemungkinan pihaknya bisa menyiapkan tenda darurat, sebelum adanya bangunan baru. Hal itu, pernah dilakukan Herman saat membantu SD Cisema. Usahanya itu, berhasil. Pemerintah dengan sigap langsung membangunkan dua lokal bangunan yang disekat menjadi 6 ruang belajar.
Karo Hukum, KIP KemenPAN-RB itu pun rencananya besok, Minggu (24/1/2016), akan kembali melanjutkan aksi sosialnya tersebut. Untuk giat esok hari pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat, termasuk juga berkoordinasi dengan Kepala SatPol Pp, Asep Sudrajat, yang akan mempersiapkan kendaraan untuk proses mobilitas evakuasi.***

Reporter: Fitriyani