Istri Menpora Ajak Masyarakat Gelorakan Senam Poco-poco Nusantara

7 March 2017 01:51 WIB
 
0
Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora yang juga Istri Menpora, Shobibah Rohmah saat membuka secara resmi Pelatihan Senam Poco-Poco Nusantara di Ballroom Hotel Sintesa Peninsula Manado, Sulawesi Utara, Senin (6/3).
Istimewa
Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora yang juga Istri Menpora, Shobibah Rohmah saat membuka secara resmi Pelatihan Senam Poco-Poco Nusantara di Ballroom Hotel Sintesa Peninsula Manado, Sulawesi Utara, Senin (6/3).

Senam Poco-poco Nusantara yang berasal dari Budaya Bangsa Indonesia terbukti dapat mencegah dan mengatasi penyakit Diabetes dan Alzheimer jika dilakukan secara rutin. Pernyataan tersebut disampaikan Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora, Shobibah Rohmah saat membuka secara resmi Pelatihan Senam Poco-Poco Nusantara di Ballroom Hotel Sintesa Peninsula Manado, Sulawesi Utara, Senin (6/3) pagi.

Shobibah yang juga Istri Menpora Imam Nahrawi ini mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak dan berolahraga melalui senam poco-poco nusantara.”Tingkat kebugaran rata rata masyarakat Indonesia masih perlu ditingkatkan, disamping itu adanya peningkatan jumlah penyakit tidak menular mendorong agar gerakan “ayo bergerak” melalui senam poco-poco nusantara mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kebugaran dan mencegah penyakit tidak menular melalui gaya hidup sehat dan berolahraga,” jelas Shobibah.

Ajakan berolahraga melalui senam poco poco nusantara di lakukan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora bekerjasama dengan Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) bukan saja menjadikan masyarakat menjadi sehat, juga sebagai upaya mensosialisasikan Warisan Olahraga Budaya Bangsa seperti poco-poco tidak diakui oleh negara lain. “Karenanya mari kita bersama memasyarakatkan olahraga poco-poco nusantara sebagai aset bangsa,” tambahnya.

Menjawab pertanyaan media mengenai tujuan digelarnya pelatihan senam poco-poco, Shobibah mengharapkan dapat menghasilkan banyak pelatih poco-poco diseluruh provinsi, kabupaten atau kota di Indonesia. “Dengan meningkatnya jumlah pelatih poco poco nusantara sehingga mampu mendorong upaya menjadikan senam poco-poco sebagai senam Nasional termasuk yang nantinya dilakukan di sekolah sekolah.”tegasnya.