Ini Kemeriahan Hari Santri Nasional di MTs Ma’arif Cikeruh

29 October 2016 23:37 WIB
 
0
Salahsatu kegiatan Hari Santri Nasional di MTs Ma'arif Cikeruh
fajar
Salahsatu kegiatan Hari Santri Nasional di MTs Ma'arif Cikeruh

SUMEDANGONLINE: Tanggal 22 Oktober merupakan hari santri Nasional. Di setiap daerah banyak yang merayakannya termasuk di Kabupaten Sumedang, bahkan setiap sekolah yang notabenenya sekolah Islam, yang memperingatinya dengan cara mengadakan lomba untuk turut serta memperingatinya.
Salahsatunya MTs Ma’arif Cikeruh Jatinangor telah diadakan acara dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam dan Hari Santri Nasional.
Dalam siaran pers yang diterima redaksi hari ini, sebelum hari H kegiatan Semarak PHBI dan Hari Santri Nasional. Para wali kelas dan para siswa setiap kelas sibuk mempersiapkan kegiatan, ada yang berlatih Asma’ul Husna ada juga yang berlatih membaca Al-Barjanji. “Karena kegiatan ini diisi dengan Lomba Asma’ul Husna dan Al-Barjanji serta mengikuti Kirab Santri yang diadakan oleh PC NU Kabupaten Sumedang,” ujar Ketua OSIS, Sopian.
Lanjut dia, setiap hari sebelum acara lomba dimulai setiap kelas mempersiapkan agar bisa tampil baik di depan kelas lainnya. Ada yang berlatih membaca Asma’ul Husna dengan bermacam lagam, ada juga yang berlatih membaca Al-Barjanji dengan variasi sholawat yang beragam.
“Kegiatan ini positif dalam rangka memotivasi siswa-siswi untuk lebih kental dengan nilai-nilai Islami,” ujar wali kelas VII-D Ai Mulyani.
Senada dikatakan wali kelas IX-F Hj. Cucu Sumarni, ia juga menyebutkan kegiatan tersebut memiliki nilai positif agar siswa semangat menggali nilai-nilai islami.
Setelah batas waktu persiapan selesai, tiba saatnya kegiatan semarak Tahun Baru Islam 1438 H dan Hari Santri Nasional pun dimulai.
“Kegiatan ini memiliki tujuan ideal yakni menumbuhkan nilai Islamiyah untuk membentuk kepribadian luhur dan berjiwa sosial, jadi sangat penting bagi siswa untuk turut serta dalam kegiatan ini dan tentunya para wali kelas dan bahkan seluruh civitas ademika Madrasah pun harus mendukung demi tercapainya tujuan,” ungkap Wakamad Kesiswaan Dikdik Kamaludin, S.Pd.I., saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan.
Pembina OSIS I, Fajar.F., S.Pd.I., mengatakan dengan adanya lomba Asma’ul Husna dan Al-Barjanji serta Shalawat maka para siswa akan tahu nilai-nilai yang ada didalamnya karena didalam al-Barjanji terdapat cerita singkat Nabi Muhammad, sehingga bisa diambil pelajaran darinya.
Antusias siswa untuk memeriahkan acara yang diselenggarakan oleh OSIS MTs Ma’arif Cikeruh Jatinangor ini, tampak antusias. Lomba Asma’ul Husna dilaksanakan di lantai 2 Sekolah dan lomba Al-Barjanji dilaksanakan di lantai 1. Satu persatu para peserta dari tiap kelas tampil dibarengi dengan suasana ramai para pendukung dari tiap kelas menambah hangatnya suasana lomba.
Kegiatan Semarak Hari Santri di MTs Ma’arif Cikeruh tidak berhenti sampai disana, tapi pada tanggal 22 Oktober 2016 sebagian siswa dan siswi MTs Ma’arif Cikeruh mengikuti acara Kirab Santri yang diadakan oleh PC NU Kab. Sumedang. MTs Ma’arif Cikeruh mengirimkan 50 siswanya untuk mengikuti acara Kirab Santri. Para peserta dengan kostum khas ala santri yakni sarung dan kopeah sebagai ciri khas santri menghiasi suasana kirab. Arak-arakan yang dimulai dari Masjid Agung Sumedang dan diakhiri di kantor PC NU Kab. Sumedang ini sangat meriah. Ditengah-tengah arak-arakan para santri tak henti-hentinya bershalawat atau bersenandung lagu-lagu Islami.
Acara Kirab Santri ini bertujuan untuk mengingat peran santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Indonesia serta memelihara semangat para santri, bahwa santri pun mempunyai peran yang sangat besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Indonesia. Dengan acara kirab santri ini diharapkan para pencari ilmu, khususnya para santri bisa mengambil hikmah atau pelajaran bahwa santri pun mempunyai peran dalam perjuangan merebut kemerdekaan dari para penjajah. Untuk masa sekarang kita tidak perlu angkat senjata, tapi angkat semangat dalam belajar demi mempertahankan kemerdekaan negeri Indonesia tercinta. (Fajar)