Dua Tahun Jokowi-JK, ini dia laporan kemenpora

24 October 2016 14:05 WIB
 
0
Menpora Imam Nahrawi saat menyaksikan dan mengalungkan medali pada pertandingan cabang sepakbola antara tuan rumah Jawa Barat melawan Kalimantan Selatan di ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2016 di Lapangan Progresif, Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/10).
Humas Menpora
Menpora Imam Nahrawi saat menyaksikan dan mengalungkan medali pada pertandingan cabang sepakbola antara tuan rumah Jawa Barat melawan Kalimantan Selatan di ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2016 di Lapangan Progresif, Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/10).

SUMEDANGONLINE: Di tahun kedua pemerintahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kementerian Pemuda dan Olahraga terus bekerja dalam mewujudkan komitmen Presiden dan Wakil Presiden yang tercantum dalam Nawacita. Pembangunan sektor kepemudaan dan keolahragaan nasional diarahkan tidak hanya dalam membangun dimensi pembangunan manusia namun terkait pula dengan dimensi pemerataan dan kewilayahan.
“Kementerian ini adalah rumah bagi anak-anak muda yang terus berjuang dengan kreatifitas dan juga prestasinya di bidang kepemudaan dan olahraga. Di Indonesia kita punya lebih dari 62 juta anak-anak muda di Indonesia, dan kami punya tanggung jawab untuk memfasilitasi anak-anak muda ini dengan kegiatan-kegiatan positif yang berdampak bagi lingkungan di sekitarnya,” ujar Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi saat memaparkan capaian dua tahun kinerja di acara Press Briefing, di Gedung Bina Graha, Komplek Istana Negara, Jakarta. 
Sejak 27 Oktober 2014 hingga saat ini telah banyak dilakukan sejumlah upaya konsolidasi internal maupun eksternal Kemenpora. Di bidang keolahragaan, dinamika tata kelola sepakbola menuju manajemen profesional menjadi point utama sepanjang tahun 2015 hingga tahun 2016, sementara itu pembinaan bibit olahragawan usia dini juga mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, penghargaan dan juga jaminan hari tua bagi atlet berprestasi pun tak luput dari perhatian pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga.
“Terkait dengan capaian kinerja pelaksanaan komitmen Presiden dan Wakil Presiden di bidang olahraga, kementerian ini berfokus pada tiga hal, yakni: Program Pengembangan Sentra Keolahragaan, Program Fasilitasi Prasarana Olahraga Pendidikan,Olahraga Rekreasi dan Olahraga Prestasi, serta Program Pembinaan dan Peningkatan Prestasi Olahraga,” ujar Menteri asal Bangkalan, Madura ini.
Sementara itu pembangunan di sisi kepemudaaan fokusnya ditujukan untuk meningkatkan partisipasi pemuda dan menyediakan ruang bagi aktualisasi anak muda disamping mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan anak-anak muda. Oleh karena itulah di tahun 2016 Kementerian Pemuda dan Olahraga memiliki 13 program unggulan di bidang kepemudaan, yakni: Program Pemuda Anti Narkoba, Pemuda Pelopor, Paskibraka, Pemuda Maritim, Wirausaha Pemuda, Pertukaran Pemuda Antar Negara, Pemuda Kreatif, Pemuda Relawan, Pemimpin Muda, Kota Layak Pemuda, hingga Bank Musik. 

Berikut rangkumannya: