Dirut BPR Sumedang Sabet Penghargaan Tingkat Nasional

6 May 2016 07:52 WIB
 
0
Anugerah Perempuan Indonesia Bidang Pengembangan Perbankan Milik Pemerintah Daerah
Anugerah Perempuan Indonesia Bidang Pengembangan Perbankan Milik Pemerintah Daerah
loading...

SUMEDANGONLINE-Jakarta: Direktur Utama Bank Sumedang, Yanti Krisyana Dewi, menyabet penghargaam tingkat nasional Anugerah Perempuan Indonesia Bidang Pengembangan Perbankan Milik Pemerintah Daerah yang diserahkan secara langsung oleh Menteri Pemberdayaam Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana S Yambise, di Kantor Kementerian PPPA Jakarta, Selasa (03/05/2016).
“Alhamdulillah berkat kesungguhan dan dukungan dari semua pihak, kami mendapatkan Anugerah Perempuan Indonesia dari Ibu Menteri PPPA. Kami persembahkan penghargaan ini untuk keluarga besar BPR Sumedang serta kado bagi Sumedang yang tempo hari berulang tahun ke 438,” ucap Yanti berkaca-kaca.
Dijelaskan Yanti bahwa pasca konsolidasi pada tahun 2009, BPR Sumedang terus berbenah dan merevitalisasi semua perspektif usaha untuk mewujudkan Visi Menjadi Bank Yang Handal dan Terpercaya. Perspektif pertama yang dibidik adalah proses bisnis internal. Kedua perspektif pembelajaran. Ketiga perspektif keuangan.
“Keempat, ini merupakan core business kami dimana kualitas dan kuantitasnya terus kami tingkatkan, yakni perspektif pelanggan atau konsumen. Konsumen bagi Bank Sumedang adalah belahan jiwa, sahabat usaha,” tambahnya.
Anugerah yang didapatkan tersebut merupakan penantian panjang yang ditebus dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Betapa tidak dalam 7 tahun terakhir setelah konsolidasi, prestasi Bank Sumedang yang memiliki delapan cabang tersebut, semakin moncer.
Total aset perusahaan melonjak dari 54 milyar tahun 2009 menjadi 146 milyar tahun 2015. Laba meningkat dari 2,4 milyar menjadi 4,7 milyar. Modal disetor mengalami peningkatan cukup signifikan dari 7,4 milyar menjadi 16,7 milyar. Dana pihak ketiga yang dikelola bertumbuh dari 38,3 milyar menjadi 105 milyar.
Demikian juga kredit yang disalurkan untuk menggerakan roda perekonomian daerah melompat dari 45,8 milyar menjadi 105,5 milyar. Sedangkan untuk antar bank aktiva meningkat dari 6,6 milyar menjadi 32,8 milyar.
“Sejatinya prestasi BPR Sumedang yang antara lain terlihat dari peningkatan data statistik perusahaan adalah hasil kerja sama tim. Kontribusi segenap karyawan serta arahan dari pemilik, khususnya pak Wakil Bupati dan pak Sekda Sumedang,” terang Yanti.
Istri Herman Suryatman, seorang birokrat Sumedang yang kini bertugas di Kementerian PANRB tersebut, mengungkapkan rasa syukur dengan memberikan apresiasi kepada semua pihak. “Untuk semuanya, kami haturkan terima kasih. Kepada teman-teman crew Bank Sumedang, Pemda Sumedang, mitra kerja kami di DPRD, serta masyarakat Sumedang yang telah memberikan kepercayaan kepada Bank Sumedang,” tuturnya.
Pada kesempatan penyerahan Anugerah Perempuan Indonesia di Jakarta tersebut, Menteri Yohana menyampaikan bahwa wanita Indonesia harus terus meningkatkan kompetensinya, semakin peduli terhadap sesama wanita, serta harus berperan aktif dalam pembangunan.
“Negara tidak akan kuat bilamana pembenahaan perempuan dan anak belum maksimal. Karena itu kami dorong terus pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sebagaimana amanat Nawacita,” ungkap Menteri.
Selain prestasi ini, sebelumnya Bank Sumedang telah merengkuh penghargaan tingkat nasional lainnya, yakni Infobank Award Tahun 2014 sebagai salah satu BPR dengan kinerja terbaik, peringkat 107 dari 1.667 BPR se Indonesia untuk kategori aset 100-250 milyar.
Serta penghargaan Infobank Award Tahun 2015, yang mengalami peningkatan peringkat menjadi ke 70 dari 1.643 BPR se Indonesia untuk kategori yang sama.(fit)