Dana sharing PKH masih minim

9 September 2016 18:02 WIB
 
0

SUMEDANGONLINE: Dana sharing (pendampingan) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Sumedang masih minim, bahkan menurun dibandingkan tahun anggaran sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator PKH Kabupaten Sumedang, Soni Sonjaya, pada acara Pembinaan Pendamping dan Operator PKH Kabupaten Sumedang, Kamis (8/9), di Kantor Sekretariat Unit Pelaksana Program Keluarga Harapan (UPPKH) Kabupaten Sumedang, Jalan Pangeran Kornel No. 117, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan.
Pertemuan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah H. Zaenal Alimin, Kepala Dinsosnakertrans H. Dadi Mulyadi, Kabid Kesejahteraan Sosial sekaligus Ketua UPPKH Kabupaten Sosial Nana Karyana, dan Koordinator Kecamatan, Pendamping, dan Operator PKH se-Kabupaten Sumedang.
Adanya alokasi dana sharing berdasarkan Surat Edaran Menteri Sosial RI Nomor 114/LSJ.JS/01/2016 Tanggal 27 Januari 2016 yang ditujukan kepada Bupati dan Walikota yang daerahnya menyelenggarakan PKH. “Kabupaten atau Kota diwajibkan menganggarkan dana pendampingan (sharing) Program Keluarga Harapan (PKH) minimal 5 % per tahun dari total aliran dana PKH dari Kementerian Sosial RI. Alokasi anggaran diproyeksikan untuk kegiatan sosialisasi, operasional Tim UPPKH tingkat kabupaten dan kecamatan, rapat-rapat dan tambahan operasional pendamping dan operator,” ujar Soni.
Berdasarkan ketentuan tersebut, Pemda Sumedang seharusnya bisa mengalokasikan sekitar Rp. 1,25 miliar lebih untuk dana sharing yang merupakan 5 % dari seluruh kucuran dana yang disalurkan dari pemerintah pusat yakni sekitar Rp. 25 miliar. “Di Tahun 2016 ini, Pemda Sumedang baru bisa mengupayakan Rp. 100 juta untuk dana sharing tersebut. Jumlah tersebut mengalami penurunan dari sebelumnya yakni sekitar Rp. 160 juta,” ucapnya.
Kenyataan tersebut sangat disayangkan olehnya mengingat banyaknya kegiatan yang dikelola UPPKH yang memerlukan dukungan anggaran dari dana sharing tersebut. “Banyak sekali kegiatan-kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan karena terkendala anggaran. Untuk itu, kami mohon kepada Pemkab Sumedang melalui Pak Sekda agar bisa merealisasikan harapan kami ini,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua UPPKH Kabupaten Sosial Nana Karyana melaporkan, jumlah penerima manfaat PKH di Kabupaten Sumedang pada Tahun 2016 sekitar 16 ribu KK atau sekira 25 ribu orang. “Jumlah total dana yang telah dikucurkan Kementerian Sosial RI ke Kabupaten Sumedang sejak Tahun 2008 melalui program ini sudah mencapai Rp. 128 miliar lebih. Untuk Tahun 2016 ini, Tahap pertama Rp. 12 miliar sudah cair. Begitu juga Tahap kedua sudah cair Rp. 4 miliar. Sedangkan untuk Tahap Ketiga dan Keempat belum ada pencairan,” terangnya.
Dikatakan, untuk terlaksananya program tersebut di lapangan, maka dibentuk petugas yang terdiri dari Koordinator, Operator, dan Pendamping. “Saat ini kami memiliki 1 orang Koordinator Kabupaten, 5 orang Operator, dan 73 orang Pendamping untuk 26 kecamatan. Alhamdulillah, sekarang ada perekrutan kembali dan diterima sebanyak 45 orang calon Pendamping,” ucapnya.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sumedang, Sekretaris Daerah menyampaikan aspirasinya kepada seluruh petugas UPPKH yang telah mengabdikan dirinya untuk membantu Pemkab Sumedang melalui PKH. “Baik Koordinator, Operator, maupun Pendamping adalah para pejuang sosial kami yang beusaha mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana tujuan dari program ini,” katanya.
Sekda mengharapkan segala keinginan dan permohonan yang disampaikan oleh Koordinator Kabupaten dapat diwujudkan. “Tentunya dana sharing ini dianggarkan dalam APBD. Mudah-mudahan secara bertahap jumlahnya terus meningkat dan sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.
Pemkab juga akan terus mendorong UPPKH agar terus bisa bekerja dengan baik, diantaranya dengan meningkatkan fasilitas yang ada. “Rehabilitasi kantor UPPKH Kabupaten yang baru selesai ini adalah sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah kepada UPPKH. Selamat bekerja,” ujarnya.
Di akhir acara, Sekda H. Zaenal Alimin memotong nasi tumpeng dan menyerahkannya kepada Koordinator UPPKH Kabupaten Soni Sonjaya sebagai tanda diresmikannya penggunaan Kantor Sekretariat UPPKH yang baru direhab. ***