Bupati Evaluasi Pendapatan Daerah Triwulan III

19 October 2016 02:40 WIB
 
0
Evaluasi Pendapatan Daerah Triwulan III tahun 2016 dalam rapat yang digelar di Aula Tampomas IPP dan diikuti oleh para Kepala SKPD dan BUMD Kabupaten Sumedang.
Humas Setda Sumedang
Evaluasi Pendapatan Daerah Triwulan III tahun 2016 dalam rapat yang digelar di Aula Tampomas IPP dan diikuti oleh para Kepala SKPD dan BUMD Kabupaten Sumedang.

SUMEDANGONLINE: Bupati H. Eka Setiawan, Selasa (18/10), mengevaluasi Pendapatan Daerah Triwulan III tahun 2016 dalam rapat yang digelar di Aula Tampomas IPP dan diikuti oleh para Kepala SKPD dan BUMD Kabupaten Sumedang.
Turut hadir dalam rapat tersebut, perwakilan KPP Pratama Sumedang, pimpinan Bank Jabar Banten Sumedang, pimpinan BRI Cabang Sumedang, dan Kepala Cabang Pelayanan Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Wilayah Kabupaten Sumedang pada Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Barat.
Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Sumedang H. Sanusi Mawi dalam laporannya menyampaikan, realisasi penerimaan pendapatan daerah sampai dengan tanggal 30 September 2016 sebesar Rp. 1.849.166.680.244,32 atau 74,16% dari target sebesar Rp. 2.493.516.691.595,69. Adapun realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sampai dengan tanggal 30 September 2016 telah mencapai Rp. 252.340.842.494,32 atau baru mencapai 77.06% dari target sebesar Rp. 327.453.296.421,19,” tuturnya.
Ia menambahkan, realisasi Pajak Daerah sampai dengan tanggal 30 September 2016 telah mencapai Rp. 90.051.526.291,00 atau baru mencapai 74,21%. Sedangkan realisasi PAD yang bersumber dari retribusi penggantian biaya cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil, retribusi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan retribusi ijin gangguan yang dikelola kecamatan baru terealisasi sebesar Rp. RP. 251.535.034,00 atau baru mencapai 69,71% dari target Rp. 360.812.419,19.
Dikatakan, realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara keseluruhan dari target APBD tahun 2016 adalah sebesar Rp. 23.058.000.000,00 yang sampai dengan tanggal 30 September 2016 sudah mencapai Rp. 22.515.610.229,00 atau baru mencapai 97,65% atau lebih 22,65% dari target skala prioritas. “Sedangkan untuk PBB P2 (Perdesaan dan Perkotaan) Buku 1, 2 dan 3 yang khusus dikelola oleh Desa pada Tahun 2016 mempunyai target sebesar Rp. 15,330,914,900,00 dan sampai dengan tanggal 30 September 2016 telah terealisasi sebesar Rp. 11.385.827.034,00 atau baru mencapai 74,3%,” katanya.
Bupati H. Eka Setiawan menyatakan, kondisi keuangan negara sangat berpengaruh terhadap APBD Kabupaten Sumedang karena hampir 80 % kegiatan didanai oleh dana transfer dari pemerintah pusat. ”APBD Sumedang masih sangat bergantung kepada keuangan negara. Dan keuangan negara itu sangat bergantung dari sektor pajak. Oleh karena itu, harus dipikirkan bagaimana caranya agar turut menyumbang pendapatan negara dari sektor itu,” ucapnya.
Bupati menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih khususnya kepada SKPD yang telah mampu mencapai target sesuai skala prioritas yang ditetapkan. Bagi SKPD yang belum mencapai target, Bupati meminta agar mereka melakukan upaya-upaya yang lebih optimal sehingga seluruh target pendapatan daerah dapat terealisasi. ”Sekecil apapun target yang tidak terealisasi, tentunya akan berpengaruh secara signifikan terhadap pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Semua Kepala Dinas dan Camat diminta Bupati bahu-membahu untuk memenuhi target pendapatan daerah. ”Jangan harap bisa meningkatkan pelayanan tanpa adanya dukungan anggaran yang bersumber dari pendapatan. Berikan kreasi yang terbaik untuk mencapai target,” tutur Bupati.
Bupati juga meminta para Kepala SKPD, termasuk Camat, untuk fokus dengan tugas yang diembannya diantaranya dengan mengoptimalkan pendapatan daerah. ”Jangan hanya menunggu. Harus ada kreatifnya supaya masyarakat puas,” kata Bupati.(hum)