Bantu warga Mulyasari, kades hibahkan mobil untuk dijadikan ambulans

3 November 2016 15:22 WIB
 
10
Ilustrasi
ISTIMEWA
Ilustrasi

SUMEDANGONLINE: Ini patut ditiru. Desa Mulyasari, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, memiliki sebuah kendaraan operasional ambulan khusus untuk warganya. Pengadaan mobil tersebut tanpa mempergunakan bantuan pemerintah baik dari APBN maupun APBD Kabupaten Sumedang atau Provinsi Jawa Barat. Namun, menurut Kepala Desa Mulyasari Deni Heripan, mobil ambulan yang tersebut hibah dari warganya.

“Bukan dari APBD maupun APBN ini murni dana hibah dari saya yang dihibahkan ke Desa Mulyasari. Ini untuk memfasilitasi pelayanan warga masyarakat khususnya untuk bidang kesehatan,” kata Deni Heripan saat dikonfirmasi.

Kendaraan tersebut merupakan mobil jenis mini bus tahun 1987, yang sedang 2015 telah dihibahkan dengan dimodifikasi jadi mobil ambulans. “Kalau untuk operasionalnya. Alhamdulillah kita diadakan musyawarah dengan RT RW dengan tokoh masyarakat, jadi ada kesepakatan untuk biaya operasional perbulannya itu RW mengadakan iuran rutin sebesar Rp 30 ribu per-RT. Itu dipergunakan untuk pembiayaan kendaraan ini,” tuturnya.

Lanjutnya, mobil tersebut gratis dipergunakan baik oleh orang yang sakit maupun tidak, karena sudah teranggarkan pada iuran rutin bulanan. “Alhamdulillah, warga masyarakat menyambut baik, karena mereka merasa dibantu dan diringankan karena. Kalau mereka membutuhkan mobil untuk pulang pergi, kalau menyewa mobil umum itu sudah Rp 100 ribu. Setelah adanya ambulan ini, beban masyarakat jadi ringan,” pungkasnya. (iwn)

10 COMMENTS

  1. ehm kdah na mh pmrintah nu memfasilitasina,snes bde ngbndingken ieu mh.contoh purwakrta mh stiap desa tos gduh mbil kshatan/ambulan kngge rakyat na nu ngbtuhken.mna mbil na ge serasi y gmbar maungan sreng pa bupatina y kalimat dangiang galuh pakuan.ny sumedang ge kdah tiasa dangiang sumedang larang.mantap psan..