Api PON akan Lintasi Sumedang

2 August 2016 17:37 WIB
 
0
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
loading...

SUMEDANGONLINE: Rombongan kirab yang membawa Obor Api PON XIX dan Peparnas XV akan melintasi Kabupaten Sumedang pada hari Jumat, 9 September 2016. Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Fasilitas Umum Sub PB PON XIX Sumedang H. Dadang Sukma dalam Rapat Koordinasi Persiapan PON XIX di Gedung Negara, Senin (1/8).
Bupati H. Eka Setiawan selaku Ketua Sub PB PON memimpin rapat dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah H. Zaenal Alimin selaku Ketua Harian, Ketua KONI Kabupaten Sumedang H. Ence Lemi Aminudin, Kabag Ops Polres Sumedang Setya Widodo yang mewakili Kapolres, dan unsur Forkopimda lainnya.
Api  PON  diarak  dari  sumber  api  ke  berbagai  daerah  yang  akan  menjadi  bagian  dari peristiwa olahraga nasional tersebut. Selain membawa Obor Api PON, peserta kirab yang terdiri atas 19 atlet legendaris nasional asal Jawa Barat dan 340 pelari harus didampingi lentera yang membawa api yang berasal dari sumber Api PON.
Pada PON XIX dan Peparnas 2016 Jawa Barat, Kirab Api PON akan dimulai dari Kabupaten Indramayu pada Senin 5 September 2016 dengan sumber api diambil dari Balongan. Kirab Api akan melalui 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat dan disemayamkan di 10 Kabupaten/Kota. Api PON diarak menggunakan mobil terbuka dan 2,5 Km sebelum sampai lokasi penyambutan, tim pembawa obor turun dari mobil kemudian berlari menuju lokasi penyambutan.
Terakhir Api akan disemayamkan di Gedung Sate untuk kemudian diberangkatkan ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (BLA) untuk prosesi Upacara Pembukaan PON XIX 2016 pada 17 September 2016. Sedangkan untuk Upacara Pembukaan Peparnas XV akan dilaksanakan di Stadion Siliwangi.
Sebelum sampai ke Sumedang, kirab akan melintasi 10 Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, Kota Tasikmalaya, kabupaten tasikmalaya, dan Kabupaten Garut. Dari Malangbong, Garut selanjutnya rombongan akan melewati Kecamatan Wado, Darmaraja, Cisitu, Situraja, Ganeas, Sumedang Utara, dan sampai di Sumedang Selatan pada Jumat (9/9).
Rombongan akan beristirahat sebentar di GOR Tadjimalaela yang digunakan sebagai Sekretariat Sub PB PON Sumedang sebelum diterima di Gedung Negara oleh Bupati Sumedang. Pemberangkatan Api PON XIX menuju etape berikutnya ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati dalam upacara yang digelar di Alun-alun Sumedang di hari yang sama, Jumat (9/9).
Setelah dilepas oleh Bupati, Api PON dibawa oleh Tim Kirab berlari sejauh 2,5 km dari Alun-alun Sumedang sampai dengan Bundaran Dano untuk selanjutnya diarak kembali menggunakan mobil terbuka melintasi Kecamatan Sumedang Selatan, Rancakalong, dan Tanjungmedar menuju Kabupaten Subang.
Bupati menyarankan kepada Koordinator Bidang Fasilitasi Umum agar untuk terus berkoordinasi memastikan waktu kedatangan rombongan Kirab mengingat hari tersebut adalah Hari Jumat. “Kalau tiba pada pukul 11.00 WIB dan terus dilangsungkan upacara, tentu akan bersamaan dengan pelaksanaan Salat Jumat. Untuk itu, perlu ada kepastian akan waktunya,” ucapnya.
Bupati juga meminta kepada para Camat khususnya yang wilayahnya akan dilintasi Kirab Api PON untuk memasang atribut PON di sepanjang jalan seperti spanduk atau atau banner. “Publikasi PON masih kurang terasa. Oleh karena itu, saya minta Camat berkoordinasi dengan Disparpora untuk pemasangan alat peraga PON di sepanjang Jalan Protokol dan jalan yang dilalui Kirab Api PON,” tuturnya.
Bupati juga meminta kepada Kadis Ciptarum selaku Koordinator Bidang Sarana dan Prasarana agar terus memantau perkembangan akses ke Venue Paralayang di Batudua yang baru mencapai 60 %. “Saya minta agar bisa menyelesaikan jalan tersebut tepat pada waktunya yaitu akhir Agustus ini sehingga bisa dilewati,” katanya.