Angka Keluarga Miskin di Ujungjaya Urutan ke-Sembilan

14 October 2016 00:31 WIB
 
0
Kegiatan P2WKSS di RW 01, Dusun Wisnu, Desa Cipelang, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang.
Iwan Rahmat Purnama
Kegiatan P2WKSS di RW 01, Dusun Wisnu, Desa Cipelang, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang.

SUMEDANGONLINE — Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Keluarga Berencana Kabupaten Sumedang, Teddy Mulyono, menyebutkan jumlah keluarga miskin di Kecamatan Ujungjaya menempati urutan ke sembilan paling besar diantara 26 kecamatan lainnya di Kabupaten Sumedang. Jumlah kepala keluarga miskin di Kecamatan Ujungjaya sebanyak 3.208 Kepala Keluarga.
“Sedangkan lokasi Desa yang ditunjuk untuk kegiatan P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera, red.), yaitu Desa Cipelang. Dengan kategori keluarga miskin sebanyak 215 KK, mencakup 32,43 persen dari jumlah 663 KK yang berada di RW 01,” kata Teddy Mulyono saat menerima tim Tim Evaluasi Program Terpadu P2WKSS tingkat provinsi Jawa Barat, Kamis (13/10/2016).
Lanjut dia, kegiatan P2WKSS merupakan program pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan agar secara bertahap mampu memecahkan permasalahan perempuan pada aspek pendidikan, kesehatan dan daya beli terutama bagi keluarga miskin di suatu desa.
“Seleksi daerah binaan kegiatan prorgam P2WKSS didasarkan pada pemetaan daerah, daerah tertinggal atau miskin pertahun pada tahun 2016,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi Program Terpadu P2WKSS tingkat provinsi Jawa Barat, Eni Rosiana, menyebutkan selain melihat perkembangan status kesehatan dan perkembangan keluarga. Kegiatan P2WKSS diharapkan bisa mencegah kasus-kasus perdagangan orang, kekerasan dalam rumah tangga.
“Dalam pelaksanaan evaluasi ini diharapkan mendapat gambaran keterangan dan jawaban terhadap efektifitas pelaksanaan sebagai dampak program terhadap kesetaraan dan keadilan gender,” ungkap Eni Rosiana yang juga Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3AKB) provinsi Jawa Barat itu.
Ia pun meminta semua pihak dapat menyampaikan segala informasi yang mencakup tiga kelompok kegiatan, yakni kegiatan dasar, penyuluhan, pemenuhan kegiatan, kegiatan lanjutan upaya meningkatkan pendapatan dan pembinaan anak pengajak dan kegiatan pendukung pemberian motivasi. (iwn)